Bukan Hanya Milik Segelintir Orang, PRIMA: Politik Milik Semua Kalangan

Bukan Hanya Milik Segelintir Orang, PRIMA: Politik Milik Semua Kalangan
Pelantikan Pengurus PRIMA se-Sulawesi Tengah di Sutan Raja Hotel, Palu, Minggu (31/10/2021)

PALU - Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menilai bahwa sejak dulu sampai saat ini rakyat biasa terus mengalami depolitisasi. 

Partai ini menganggap sejak masa orde baru hingga reformasi rakyat selalu dijauhkan dengan politik. 

Sekretaris Jenderal PRIMA, Dominggus Oktavianus Kiik mengatakan, pada masa orde baru rakyat ditakut-takuti melalui kekuatan negara. 

Sedangkan, di era liberal seperti saat ini, menurutnya rakyat ditakut-takuti dengan politik berbiaya mahal. 

Untuk terjun ke politik, lanjut dia, dibutuhkan sejumlah anggaran atau dana yang tidak sedikit. Hal itu mengakibatkan adanya anggapan bahwa politik hanya milik kalangan tertentu.

“PRIMA hadir untuk mematahkan mitos itu, politik adalah milik semua kalangan, termasuk milik rakyat biasa, bukan hanya milik segelintir orang saja, ” ujar dia dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus PRIMA se-Sulawesi Tengah di Sutan Raja Hotel, Palu, Minggu (31/10/2021). 

Dominggus menegaskan, PRIMA berdiri bersama-sama dengan rakyat biasa, kaum non-elit lintas kelas yang terdiri dari petani, buruh, pedagang, pengusaha dan sebagainya. 

Selama ini, katanya, mereka tidak mendapatkan tempat dalam kekuasaan politik dan sumber daya ekonomi. 

“Partai PRIMA ini dikenal dengan slogan atau _tagline_ Partainya Rakyat Biasa. Kita punya definisi tersendiri tentang rakyat biasa ini, rakyat biasa ini merupakan rakyat yang sampai saat ini tidak mendapatkan hak istimewa untuk mengakses kekuasaan politik dan sumber daya ekonomi, ” imbuhnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Pertimbangan PRIMA, Mayjend TNI (Purn) R. Gautama Wiranegara mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bergotong royong memenangkan Pancasila.

Sebab, menurut dia, Pancasila hari ini sudah mulai hilang dan terlupakan dalam wacana perpolitikan Indonesia. 

“Untuk itulah PRIMA hadir, Pancasila adalah identitas PRIMA. ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyataan dan keadilan sosial, itulah identitas kita di PRIMA, ” tandas mantan Sestama BNPT tersebut.

Ia juga meminta kepada seluruh kader dan simpatisan PRIMA untuk mendahulukan kepentingan bangsa dan kepentingan rakyat. 

Hal itu baginya, sesuai dengan bunyi Pasal 33 UUD 1945 bahwa kemakmuran sebesar-besarnya harus diperuntukkan untuk rakyat. 

“Olehnya saya berpesan dan mengajak kepada seluruh kader, khususnya anak muda, untuk terus berjuang dan bergerak bersama Rakyat. Kita tidak haus akan jabatan, tidak haus akan kekuasaan, ” tutupnya. (rls/eko)

Sulteng Palu
Eko Prasetyo

Eko Prasetyo

Previous Article

Ditengah Hutan Poso, Ipda Rano Adzankan...

Next Article

Wakil Walikota Palu Jadi Pembicara Kegiatan...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 29

Postingan Tahun ini: 2797

Registered: May 23, 2021

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 1754

Registered: May 25, 2021

Edi Purwanto

Edi Purwanto

Postingan Bulan ini: 17

Postingan Tahun ini: 67

Registered: Nov 8, 2021

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 16

Postingan Tahun ini: 710

Registered: May 7, 2021

Profle

ISWAN DUKOMALAMO verified

Bendera Tauhid Berkibar Depan Kantor DPRD Jeneponto, Aliansi Ummat Islam Demo Tolak Permendikbudristek
Oknum Pegawai PDAM Jeneponto Diduga Rusak Trotoar Depan Hotel Valentine's
Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor Bupati Jeneponto Nyaris Ricuh, Pendemo Desak Copot Kasatpol PP
Dikibusi SH, Akhirnya SF Diringkus Satres Narkoba Polres Simalungun dan Sabu 1.1 Gram Diamankan

Follow Us

Recommended Posts

Tingkatkan Keimanan, Personil Polres Buol Laksakan Binronthal
Pamatwil Asistensi Vaksinasi Polda Sulteng Kunjungi Pelaksanaan Vaksinasi Di Buol
Bupati Morut hadiri Festival Olahraga dan Seni IPPMMU di Palu
Patuh Prokes Wujud Nyata Cinta Kasih Kepada Sesama, Pesan Natal Bupati Morut
Tony Rosyid: Warga Jakarta Berlimpah Subsidi